Sudah lebih dari 10 tahun saya menggunakan jasa transportasi Kereta Bogor-Jakarta, mulai dari kelas ekonomi, ekonomi AC, semi-express sampai kelas express. Suka duka per-kereta apian-an sudah sering saya alami ( Oh.. ada sukanya juga toh? hehe.. ). Iya, sukanya karena kereta itu alat transportasi tercepat dan termurah di Indonesia (bener gak ya..?). Duka nya? jangan ditanya…. bisa ratusan artikel di posting kalo setiap keluhan saya tulis disini. Salah satu kisah duka nya akan saya share disini, siapa tau bermanfaat bagi pengguna jasa kereta Bogor-Jakarta yang mungkin baru pertama kali menggunakannya.
Tadi pagi saya ada jadwal ngajar jam 7.30 di Kampus Kelapa Dua Depok. Biasanya saya masuk kelas tepat jam 8 ( sudah kesepakatan bersama antara dosen dan mahasiswanya, hehe..), jadi kalo saya berangkat dari stasiun Bogor dengan jadwal pemberangkatan jam 7, saya bisa sampe jam 8 kurang, setelah itu ada lagi jadwal pemberangkatan jam 7.15 (jurusan tanah abang), biasanya saya naik kereta yang itu kalo ketinggalan yang jam 7 dan masih bisa sampe kampus jam 8 lewat dikit lah.., setelah itu ada lagi jadwal jam 7.44, kalo naik yang ini wasalam deh…bisa sampe jam 9 di kelas.
Saya mau cerita dulu kronologis penderitaan saya Rabu lalu (28 Oktober 2009). Kenapa Rabu lalu? karena cerita Rabu lalu mengingatkan saya dengan kejadian hari Rabu ini. Begini ceritanya :
Rabu lalu, saya terlambat masuk kelas karena kereta tanah abang (jadwal jam 7.15) mogok, kereta yang jam 7.00 cuma 4 GERBONG…dan kereta yang jam 7.44 blom dateng. Gak ada kata lain selain pasrah, mau sampai jam berapa pun sampe di kampus.. selama masih jam ngajar saya, saya akan tetep masuk. Waktu itu saya senasib dengan rekan dosen yang lain, cuma kebutuhannya berbeda, saya aja yang ada jadwal ngajar pagi waktu itu, yang lainnya ada yang mau kuliah S3, panitia sidang dll, dan semuanya TERLAMBAT!!